PRAKTEK ENERGI GERAK MENJADI ENERGI LISTRIK BESERTA RPP

 

  • Tujuan :

–          Membuktikan bahwa medan magnet dapat menimbulkan arus listrik

  • Alat dan Bahan :

–          Dynamo

–          Alat Pemutar Listrik (Mesin Pompa Air)

–          Percis 2 buah

–          Kabel

–          Lem

–          Sambungan pipa

  • Dasar Teori :
    Persamaan Faraday atau Hukum Faraday berbunyi sebagai berikut : “ggl induksi yang timbul pada ujung-ujung suatu penghantar atau kumparan adalah sebanding dengan laju
    perubahan fluks magnetic yang dilingkupi oleh loop penghantar atau kumparan tersebut”.

dengan Φ 1 dan Φ 2 berturut-turut adalah fluks magnetic pada keadaan awal dan akhir.

ε = −Ν∆Φ
∆t

Jika perubahan fluks magnetic terjadi dalam selang waktu singkat ( ∆t = 0 ), ggl induksi pada
ujung-ujung kumparan diberikan oleh :

ε = −ΝdΦ
dt
Keterangan :
N = banyak lilitan kumparan
ε = ggl induksi (volt)
∆Φ = perubahan fluks magnetic (Wb)

Tanda negative pada persamaan Faraday berasal dari hukum Lenz.

Dengan menggunakan hukum Faraday, kita dapat menghitung besar ggl induksi pada
ujung-ujung loop atau arus induksi yang mengalir melalui loop. Namun kita tidak dapat
menentukan arah arus induksi melalui loop. Dengan melalui hukum lenz, kita dapat
menentukkan arah arus induksi melalui sebuah loop.

Hukum lenz sebagai berikut :

“Polaritas ggl induksi selalu sedemikian rupa sehingga arus induksi yang ditimbulkannya
selalu menghasilkan fluks induksi yang menentang perubahan fluks utama yang melalui loop. Ini berarti induksi cenderung mempertahankan fluks utama awal yang melalui rangkaian.

kllkjkn

Bila saklar ditutup maka lampu akan menyala, dan sebagian arus membentuk medan magnet dan berubah dari 0 ke maksimum. Karena kumparan mengalami perubahan medan magnet maka kumparan akan timbul ggl balik. dan terbukti saat saklar di buka lampu masihmenyala dan lama -lama mati.

Jika Pada generator berarus AC atau DC untuk menghasilkan perubahan fluks magnet, kumparannya berputar didalam medan magnet homogen (serba sama), maka tidaklah demikian dengan dynamo sepeda, untuk menghasilkan fluks magnet (perubahan medan magnet yang menembus kumparan) yang berputar adalah medan magnet permanennya (rotor), sedangkan kumparan diam (sebagai stator).
Perputaran dari dynamo mengakibatkan magnet silinder yang ada didalam ikut berputar. Akibatnya, pada besih lunak terjadi perubahan medan magnet (Fluks Magnet) yang kemudian diteruskan ke kumparan. Hal ini menyebabkan pada kumparan terjadi perubahan medan magnetic yang menimbulkan  Gaya Gerak Listrik Induksi (GGL  Induksi) dan menimbulkan arus bolak balik.

Dan, Hukum III Newton berbunyi “Setiap ada gaya aksi, maka akan selalu ada gaya reaksi yang besarnya sama tetapi arahnya berlawanan.”

 

  • Langkah Kerja :

*Cara Menjalan kan rangkaian alat:

–          Merangkai alat, dengan cara menyambungkan Dinamo ke mesin penggerak (Mesin Pompa Air)

–          Menyambungkan kabel dari terminal keluaran dynamo ke lampu précis

–          Menyambungkan mesin penggerak (Mesin Pompa Air) ke listrik

–          Dan, melihat lampu précis menyala atau tidak.

*Cara Kerja Dinamo :
Disaat Roda Pengendali dihubungkan pada alat penggerak akan membuat dynamo sepeda berputar, perputaran dari dynamo tersebut mengakibatkan magnet silinder yang ada didalam ikut berputar. Akibatnya, pada besih lunak terjadi perubahan medan magnet (Fluks Magnet) yang kemudian diteruskan ke kumparan. Hal ini menyebabkan pada kumparan terjadi perubahan medan magnetic yang menimbulkan Gaya Gerak Listrik Induksi (GGL  Induksi) dan menimbulkan arus bolak balik.

  • Kesimpulan :

Pada Medan Magnet dapat menimbulkan arus listrik, Karena pada ujung-ujung dari suatu kumparan atau penghantar kawat mempunyai beda potensial.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Standar Kompetensi
1. Memahami prosedur ilmiah untuk mempelajari benda-benda alam dengan menggunakan peralatan

Kompetensi Dasar
2. Mendeskripsikan Penggunaan Induksi Elektromagnetik

Indikator
3. Pergerakan Medan Magnet dapat menimbulkan arus listrik

A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat:
1. Menjelaskan cara kerja dari dinamo
2. Menjelaskan bahwa medan listrik dapat menghasilkan arus listrik.

3. Menghitung tegangan yang keluar

4. Menjelaskan faktor yang mempengaruhi timbulnya arus listrik

5. Memahami konsep  dasar dari Kemagnetan dan Kelistrikan

6. Mampu untuk merangkai alat dengan baik (sesuai fungsinya)
7. Mampu menjelaskan gejala-gejala yang terjadi
B. Materi Pembelajaran
Induksi Elektromagnetik

C. Metode Pembelajaran

1. Model : – Direct Instruction (DI)
– Cooperative Learning

2. Metode :

– Diskusi kelompok
– Ceramah

– Eksperimen
D. Langkah-langkah Kegiatan

a. Kegiatan Pendahuluan
l Motivasi dan Apersepsi:
– Apakah dari arus listrik dapat menimbulkan medan magnet disekitarnya?
– Apakah Medan magnet dapat menimbulkan arus listrik?
2 Prasyarat pengetahuan:
– Apa bunyi dari hukum Faraday?
– Induksi Elektromagnetik adalah?

b. Kegiatan Inti
– Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.
– Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan cara kerja dinamo
– Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai faktor yang mempengaruhi

timbulnya arus listrik

– Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan cara kerja dynamo

– Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian Induksi Elektromagnetik
– Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai persamaan hokum faraday
– Peserta didik memperhatikan contoh soal yang diberikan.

c. Kegiatan Penutup
– Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman.
– Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama

        yang baik.
– Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar
a. Buku Fisika SMA
b. Buku referensi yang relevan
c. Lingkungan

F. Penilaian Hasil Belajar
a. Teknik Penilaian:
– Tes tertulis
b. Bentuk Instrumen:
– Tes PG
– Tes isian
– Tes uraian
c. Contoh Instrumen:
– Contoh tes PG
Magnet batang dimasukkan ke dalam selenoid apakah yang akan terjadi pada galvanometer?

A. Jarum galvanometer tidak bergerak

B. Jarum Galvanometer Bergerak

C.Jarum Galvanometer Bergerak tak karuan (naik turun)

About grifalenwestreenen

Mahasiswa di : UNIVERSITAS NEGERI MANADO Fakultas : TEKNIK Jurusan : Pendidikan Teknik Elektro Prodi. : PTIK

Posted on April 2, 2012, in FISIKA. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: